- Penyintas Aceh Rawat Sumur untuk Warga
- Ambulans DD Evakuasi Warga Gaza
- Safar, Momentum Perbanyak Sedekah
- YBM PLN dan Rumah Zakat Tebar Sembako
- Cara Mendidik Anak Islami di Era Digital
- Donasi Rp2,5 M untuk Korban Penyekapan
- Carnival Perluas Donasi Pangan Bahama
- Ini Solusi Dokumen Tanah Wakaf Hilang
- Zakat PHR Bantu 181 Pelajar
- Lazismu Kampanye Zakat dan Kebencanaan
Cara Mendidik Anak Islami di Era Digital
.png)
Keterangan Gambar : Foto: Dok. Rumahzakat.org
Memahami cara mendidik anak menurut ajaran Islam menjadi hal penting bagi setiap orang tua, terutama dalam momentum Hari Anak Nasional 2026. Dalam Islam, anak merupakan amanah dari Allah SWT yang harus dijaga, dibimbing, dan dididik agar tumbuh menjadi pribadi yang beriman, berakhlak mulia, serta memberikan manfaat bagi masyarakat.
Di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan berbagai tantangan zaman, peran orang tua dalam membentuk karakter anak semakin penting. Karena itu, Islam memberikan pedoman yang dapat dijadikan dasar dalam membangun kepribadian anak sejak usia dini.
Islam mengajarkan bahwa anak bukan hanya anugerah, tetapi juga amanah yang kelak akan dipertanggungjawabkan. Allah SWT berfirman:
Baca Lainnya :
- Fadhilah Sedekah di Bulan Safar0
- Insting Bisnis Khadijah yang Bikin Takjub0
- Zakat: Nyata Sejahterakan Umat0
- Muharam Simpan Sejarah Agung Kenabian0
- Muharram Momentum Hijrah Diri0
“Wahai orang-orang yang beriman! Peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka…” (QS. At-Tahrim: 6).
Ayat tersebut menjadi pengingat bahwa orang tua memiliki tanggung jawab untuk membimbing anak menuju jalan yang diridhai Allah SWT.
Beberapa langkah yang dapat diterapkan dalam mendidik anak sesuai ajaran Islam antara lain menanamkan nilai tauhid sejak dini agar anak mengenal Allah SWT sebagai satu-satunya Tuhan yang wajib disembah. Nilai tersebut menjadi fondasi utama dalam membentuk kepribadian dan akhlak anak.
Selain itu, orang tua juga perlu memberikan teladan yang baik. Anak cenderung meniru perilaku orang tuanya, sehingga sikap jujur, menjaga salat, bertutur kata santun, serta menghormati sesama menjadi contoh yang penting dalam kehidupan sehari-hari.
Islam juga menganjurkan agar anak mulai dibiasakan melaksanakan salat sejak usia tujuh tahun sebagai bentuk pembelajaran beribadah. Dengan pembiasaan tersebut, anak diharapkan mampu menjalankan kewajiban salat dengan baik ketika dewasa.
Pembentukan akhlak mulia juga menjadi bagian penting dalam pendidikan anak. Nilai-nilai seperti kejujuran, tanggung jawab, menghormati orang tua, serta menyayangi sesama perlu ditanamkan sejak dini sebagai bekal dalam kehidupan bermasyarakat.
Di samping itu, Islam mengajarkan agar proses pendidikan dilakukan dengan penuh kasih sayang, bukan melalui kekerasan. Lingkungan yang penuh perhatian akan membuat anak merasa aman sehingga lebih mudah menerima arahan dan nasihat.
Orang tua juga dianjurkan untuk senantiasa mendoakan anak agar diberikan kesehatan, ilmu yang bermanfaat, akhlak yang baik, serta masa depan yang penuh keberkahan, karena doa orang tua termasuk doa yang mudah dikabulkan oleh Allah SWT.
Di era digital, tantangan dalam mendidik anak semakin kompleks. Orang tua perlu mendampingi penggunaan gawai dan media sosial agar anak terhindar dari konten yang tidak sesuai dengan nilai-nilai Islam. Komunikasi yang terbuka juga perlu dibangun agar anak merasa nyaman berdiskusi ketika menghadapi berbagai persoalan.
Peringatan Hari Anak Nasional menjadi momentum bagi orang tua untuk melakukan evaluasi terhadap pola asuh yang telah diterapkan. Momen tersebut dapat dimanfaatkan untuk menilai apakah kebutuhan fisik, emosional, dan spiritual anak telah terpenuhi serta apakah orang tua telah menjadi teladan yang baik bagi mereka.
Melalui pendidikan yang berlandaskan kasih sayang, keteladanan, penguatan akidah, dan pembiasaan akhlak mulia, anak diharapkan tumbuh menjadi generasi yang beriman, cerdas, berkarakter, serta mampu memberikan manfaat bagi agama, bangsa, dan masyarakat.
Momentum Hari Anak Nasional 2026 menjadi pengingat bahwa masa depan bangsa dibangun dari keluarga. Dengan pendidikan yang sesuai ajaran Islam, diharapkan lahir generasi saleh dan salehah yang siap menghadapi tantangan zaman.
Kontributor: Azzam Al Hanif
Editor: MAS
Sumber: www.rumahzakat.org

.jpg)









.png)
.png)