- Bank Aceh Berzakat Rp11,94 M
- Zona KHAS Perkuat Ekosistem Halal
- Dibuka, Beasiswa Zakat untuk Mustahik
- Baznas Palopo Bantu Mustahik Rp50 Juta
- Baznas Lampung Kaji Dampak Zakat
- Baznas Perkuat Strategi Kejar Target Zakat
- Bantuan Pascagempa Mengalir ke Manggarai
- IMSA Care Salurkan Bantuan Gempa
- Lima Langkah Cegah Karhutla
- Lazisnu Sedunia Perkuat Filantropi Riset
Baznas Palopo Bantu Mustahik Rp50 Juta
Keterangan Gambar : Foto: Dok. Koranseruya.com
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Palopo, Sulawesi Selatan, kembali menyalurkan bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan. Sebanyak 24 mustahik atau penerima manfaat menerima bantuan dengan total nilai mencapai Rp50,6 juta.
Penyaluran bantuan tersebut berlangsung pada Selasa, 1 September 2026, melalui sejumlah program BAZNAS Kota Palopo. Bantuan yang diberikan mencakup Program Palopo Cerdas berupa bantuan penyelesaian studi bagi mahasiswa jenjang S1 dan S2, bantuan pemberdayaan bagi pelaku usaha, renovasi masjid, renovasi rumah, serta bantuan untuk panti asuhan.
Wakil Ketua II Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS Kota Palopo, Irsan Hamid, S.Pd.I., M.Pd., mengatakan dana bantuan tersebut berasal dari zakat, infak, dan sedekah yang dihimpun dari masyarakat Kota Palopo.
Baca Lainnya :
- Baznas Lampung Kaji Dampak Zakat0
- Bantuan Pascagempa Mengalir ke Manggarai0
- BAZNAS Jatim Optimalkan Kinerja0
- Askrida Syariah Berzakat Rp100 Juta0
- Tua Tunu, Kampung Zakat Percontohan0
Menurut dia, dana yang terkumpul kemudian disalurkan kembali dalam bentuk bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan. “Bantuan yang diserahkan hari ini bersumber dari zakat, infak, dan sedekah masyarakat Kota Palopo. Ini sangat membantu masyarakat dan manfaatnya kembali lagi kepada masyarakat yang membutuhkan,” ujar dia.
Irsan menjelaskan, calon penerima bantuan terlebih dahulu mengajukan proposal kepada BAZNAS. Selanjutnya, pihak BAZNAS melakukan asesmen dengan mendatangi langsung lokasi untuk melihat kondisi sekaligus memastikan kelayakan calon penerima manfaat.
Dia mengatakan penyaluran bantuan tersebut merupakan kegiatan rutin BAZNAS Kota Palopo. Dalam menentukan penerima manfaat, pihaknya juga tengah membahas penggunaan data desil sebagai salah satu dasar untuk menetapkan prioritas penerima bantuan. “Yang menjadi prioritas adalah desil 1 sampai 4. Untuk di atas desil 4, masih dalam proses pendiskusian,” kata dia.
Irsan juga mengakui kesadaran masyarakat Kota Palopo untuk menunaikan zakat, infak, dan sedekah masih perlu ditingkatkan. Menurut dia, salah satu tantangan utama BAZNAS adalah membangun kesadaran serta pemahaman masyarakat mengenai pentingnya menunaikan zakat.
Dia menegaskan zakat, infak, dan sedekah tidak hanya ditujukan kepada masyarakat dengan kondisi ekonomi tertentu. Menurut dia, masyarakat dari berbagai kalangan dapat berbagi sesuai dengan kemampuan masing-masing. “Bisa dimulai dari nominal kecil, salah satunya dengan memanfaatkan celengan. Yang penting adalah membangun kebiasaan untuk berbagi,” tutur dia.
Karena itu, BAZNAS Kota Palopo membutuhkan dukungan dan kolaborasi dari berbagai pihak untuk memperluas sosialisasi mengenai pentingnya zakat, infak, dan sedekah hingga ke seluruh wilayah Kota Palopo.
Salah seorang penerima manfaat, Jusman, warga Kelurahan Lebang, Kecamatan Wara Barat, mengaku terbantu dengan bantuan yang diterimanya. Dia menyampaikan terima kasih kepada BAZNAS Kota Palopo dan masyarakat yang telah menunaikan zakat, infak, serta sedekah sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat yang membutuhkan.
Jusman mengatakan bantuan tersebut akan digunakan untuk merenovasi rumahnya. “Alhamdulillah, bantuan ini sangat membantu. Terima kasih kepada BAZNAS dan masyarakat Kota Palopo yang telah membayar zakat, infak, dan sedekah,” ujar dia.
Kontributor: Yola
Editor: MAS
Sumber: www.koranseruya.com









.png)
.png)