- MUI: Digitalisasi Wakaf Dongkrak DAU
- Baznas Jambi Nikahkan Puluhan Mustahik
- Muzaki Aman, Dana Zakat Dipantau Ketat
- Airlangga: Potensi Ziswaf Rp 343 T
- Pendaftaran Beasiswa Zakat Diperpanjang
- 846.000 Siswa Palestina Kembali Sekolah
- Pemprov Sulbar Siapkan 1.040 Beasiswa
- Baznas Bagikan Masker Erupsi Krakatau
- BPKH dan RZ Tebar 7.700 Liter Air di NTT
- Baznas Tegal: Rp1,1 M untuk 2.340 Mustahik
Airlangga: Potensi Ziswaf Rp 343 T

Keterangan Gambar : Foto: Dok. Cnbcindonesia.com
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartanto mengungkap potensi zakat, infak, sedekah, dan wakaf (ziswaf) di Indonesia cukup besar. Airlangga menyebut, potensi nilai tersebut bisa mencapai Rp 343 triliun.
"Potensi zakat, infak, sedekah, dan juga wakaf itu mencapai sekitar Rp 343 triliun. Ini potensi yang besar," kata dia dalam konferensi pers, di Jakarta, Selasa (8/9/2026).
Hal ini merupakan bentuk dari kekuatan ekonomi syariah Indonesia yang cukup kuat di global, di mana posisi Indonesia berada pada peringkat keempat negara ekonomi syariah di dunia, dengan nilainya menembus Rp 3.131 triliun. "Aset ekonomi syariah kita berada di posisi 4 besar dunia, bersama Malaysia, Uni Emirat Arab, Arab Saudi, dan Bahrain," terang dia.
Baca Lainnya :
- Baznas Bagikan Masker Erupsi Krakatau0
- Lagi, PBNU Dorong Zakat Kurangi Pajak0
- Donasi Dunia Mengalir ke Nepal0
- DD Siapkan Peta Jalan Kemandirian Bangsa0
- Baznas Perkuat Strategi Kejar Target Zakat0
Menko Airlangga memproyeksikan performa ini akan menunjukkan peningkatan menyusul tingginya minat konsumsi terhadap produk fashion modest dan industrinya yang semakin berkembang.
"Selain itu, belanja konsumen muslim dunia mencapai Rp 2,6 triliun di 2024. Dan ini akan naik di 2029 sebesar Rp 3,56 triliun. Jadi ini potensinya besar, dan daya saing ini juga terus ditopang oleh jaminan produk halal yang terus diperkuat sesuai dengan mandat dari Undang-Undang Halal," ujar dia.
Kontributor: Raeihan
Editor: MAS
Sumber: www.cnbcindonesia.com










.png)
.png)