- Beasiswa Sawit Ditebar ke Sembilan Kampus
- Wakaf Pertanian IPB Jadi Model Percontohan
- UIN Sumut Salurkan Manfaat Wakaf Produktif
- Mustahik Kampar Dapat Bantuan Pendidikan
- Baznas Tangerang Renov Rumah Dhuafa
- Wagub Aceh: Perusahaan Harus Salurkan Zakat via Baitul Mal
- Baznas Jatim Berdayakan Usaha Eks Napiter
- Bupati Dompu Dorong Baznas Perkuat ZIS
- BAZNAS Kaji Ulang Strategi Pengelolaan Muzaki
- ASMI Panen Melon dari Program Wakaf Produktif
Wakaf Pertanian IPB Jadi Model Percontohan

Keterangan Gambar : Foto: Dok. Timesindonesia.co.id
Badan Wakaf Indonesia (BWI) menilai Kawasan Wakaf Pertanian Terpadu di IPB University yang diresmikan beberapa waktu lalu sebagai tonggak penting terobosan perwakafan di Tanah Air.
Wakil Ketua Badan Pelaksana BWI, Ahmad Zubaidi menyampaikan bahwa kawasan wakaf pertanian terpadu di IPB University ini menjadi kawasan terintegrasi yang juga sebagai model percontohan (pilot project) keberhasilan aktivasi aset tanah wakaf yang diubah menjadi aset produktif dengan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat.
Ahmad Zubaidi menegaskan bahwa pengembangan aset wakaf di era modern tidak boleh lagi sekadar berorientasi pada menjaga keberadaan fisik asetnya saja. Lebih dari itu, aset wakaf harus dioptimalkan agar mampu menciptakan ekosistem yang bernilai sosial, ekonomi, hingga pendidikan.
Baca Lainnya :
- ASMI Panen Melon dari Program Wakaf Produktif0
- Wabup Malang Perkuat Tata Kelola Wakaf0
- Menag: Skema Wakaf Saham Sedang Diperbaiki0
- BEI Perluas Wakaf Saham melalui SOTS0
- Investasi Wakaf Produktif atasi Krisis Pangan dan Energi0
"Proyek ini menjadi salah satu percontohan aktivasi aset tanah wakaf menjadi aset wakaf yang produktif. Pengelolaan aset secara produktif diharapkan dapat memberikan manfaat bagi para penerima manfaat sekaligus mendorong pengembangan perwakafan di Indonesia," ujar Ahmad Zubaidi saat menghadiri peresmian di IPB University dikutip dari laman resmi BWI pada Kamis (20/8/2026).
Menurut kacamata BWI, Kawasan Wakaf Pertanian Terpadu ini adalah representasi paling ideal yang memperlihatkan adanya keterhubungan nyata antara ekosistem wakaf uang, investasi sosial, dan pengembangan aset tanah wakaf.
Didanai dari Imbal Hasil Sukuk Wakaf Ritel (CWLS)
Kawasan yang difokuskan pada pendidikan, penelitian, inovasi pertanian, dan pemberdayaan masyarakat ini berhasil dibangun menggunakan skema pembiayaan inovatif. Dana pembangunannya bersumber dari pemanfaatan imbal hasil Sukuk Wakaf Ritel Seri SWR004, sebuah instrumen dari Cash Waqf Linked Sukuk (CWLS).
Melalui skema CWLS ini, dana wakaf uang yang berhasil dihimpun dari masyarakat diinvestasikan secara aman ke dalam Surat Berharga Syariah Negara (SBSN). Imbal hasil dari investasi negara itulah yang kemudian diputar dan disalurkan untuk membangun program sosial serta mengembangkan aset wakaf yang dampaknya bisa terus dirasakan secara berkesinambungan.
Peresmian inovasi wakaf di IPB University ini menjadi bukti kuatnya sinergi lintas lembaga dalam memajukan ekonomi syariah nasional. Selain BWI, acara ini turut dihadiri oleh jajaran petinggi kementerian dan lembaga terkait.
Dengan berdirinya Kawasan Wakaf Pertanian Terpadu ini, BWI berharap inisiatif serupa dapat direplikasi di berbagai wilayah dan perguruan tinggi lain, guna mempercepat roda ekonomi keumatan melalui instrumen wakaf produktif di Indonesia.
Kontributor: Raeihan
Editor: MAS
Sumber: www.timesindonesia.co.id










.png)
.png)