- Persis Peduli Evakuasi Korban Longsor Cisarua
- Relawan Muhammadiyah Hadirkan Sekolah Darurat di Aceh
- Lazismu Pekanbaru Salurkan School Kit
- Zakat dan Pendayagunaan Sektor Pendidikan
- Beasiswa Filantropi: Jalan Strategis Pemberdayaan dan Keadilan Pendidikan
- Fadhilah Zakat dan Sedekah pada Ramadhan 2026
- Filantropi Islam dan Tantangan Keberlanjutan Sosial
- Lazismu Riau Kirim Bantuan ke Aceh Tamiang
- PT Telkom dan LAZ Harfa Tanggulangi Stunting di Tiga Provinsi
- Rumah Zakat Pulihkan Fasilitas Sekolah di Kalsel
Pos Medis Dompet Dhuafa Layani Korban Bencana Sumbar

Keterangan Gambar : Foto: Dok. Dompetdhuafa.org
Dompet
Dhuafa melalui Cabang Jawa Tengah bersama tim Respon Darurat Kesehatan (RDK)
Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Cabang Sumatra Selatan membuka layanan Pos
Medis bagi warga terdampak longsor dan banjir bandang di Nagari Tantaman,
Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam. Pelayanan ini terlaksana berkat
kolaborasi dengan Universitas Brawijaya serta Apoteker Tanggap Bencana dari
Ikatan Apoteker Indonesia.
Berbagai
layanan kesehatan disediakan, mulai dari pemeriksaan dan pengobatan gratis,
skrining kesehatan seperti pengecekan gula darah, asam urat, dan kolesterol,
hingga layanan kunjungan langsung ke rumah warga (home visit). Program home
visit dilakukan karena kondisi wilayah Tantaman yang masih rawan longsor,
sehingga menyulitkan sebagian warga untuk mendatangi Pos Medis yang berlokasi
di Puskesmas Pendamping Tantaman. Tim medis pun proaktif mendatangi rumah-rumah
pasien satu per satu.
“Beberapa
titik longsor membuat akses ke Pos Medis menjadi sulit bagi pasien. Karena itu,
kami memilih mendatangi langsung rumah warga untuk memberikan layanan
kesehatan,” ujar Ardiansyah dari Tim RDK LKC Sumatra Selatan.
Baca Lainnya :
- DKM Al-Falah dan Rumah Zakat Bantu Penyintas Tapanuli Tengah0
- Kisah Solikatin: Merajut Hidup Sehat dari Pintu ke Pintu0
- Rumah Zakat Salurkan Donasi untuk 4.500 Warga Padang0
- LAZISNU Bondowoso Tebar Sembako dan Layanan Kesehatan 0
- Rumah Zakat Bantu Petani Cibeureum Farm0
Sejumlah
pasien lanjut usia mengalami keterbatasan mobilitas dan hanya dapat
beraktivitas dari rumah. Salah satunya M (83), seorang lansia dengan riwayat
amputasi kaki kiri yang membutuhkan perawatan luka rutin. Ia hidup seorang diri
dan sehari-hari bergantung pada bantuan tetangga. Saat diperiksa oleh dr. Kenni
Satria, luka di kakinya hanya dibalut kain sederhana yang berisiko menimbulkan
infeksi.
“Kondisi
balutan luka kurang higienis sehingga berpotensi menimbulkan infeksi. Kami
membersihkan luka tersebut dan membalutnya dengan kasa steril serta plester
medis. Perawatan selanjutnya akan dipantau oleh bidan setempat,” jelas dr.
Kenni.
Dalam
situasi pascabencana, penanganan medis awal menjadi sangat penting agar
masyarakat dapat segera dirujuk ke fasilitas kesehatan lanjutan bila
diperlukan. Oleh karena itu, data epidemiologi penyakit sangat dibutuhkan
sebagai dasar bagi tenaga kesehatan dalam menyiapkan langkah penanganan dan
ketersediaan obat yang sesuai. Sinergi antara LKC Sumatra Selatan dan pusat
informasi kesehatan di Palembayan menjadi kunci agar respons medis tepat
sasaran.
Pusat
Krisis Kementerian Kesehatan di wilayah Sumatra Barat mencatat sepuluh jenis
penyakit yang paling banyak ditemukan di masyarakat, di antaranya ISPA, nyeri
otot, flu, dan gangguan asam lambung. Memasuki bulan kedua pascabencana, muncul
potensi peningkatan penyakit berbasis lingkungan seperti diare, malaria, DBD,
chikungunya, campak, difteri, dan pertusis. Risiko tersebut dapat ditekan
dengan menjaga kebersihan lingkungan pengungsian, memastikan ketersediaan air
bersih dan sanitasi yang layak, serta melakukan pemantauan rutin oleh tenaga
kesehatan.
Sebagai
bagian dari upaya tersebut, Dompet Dhuafa telah menurunkan tim medis LKC
Sumatra Selatan sejak 6 Desember 2025. Selanjutnya, layanan kesehatan
dilanjutkan oleh tim LKC Jawa Timur.
Dompet
Dhuafa melalui LKC juga membuka peluang kerja sama dengan berbagai pihak dan
elemen masyarakat untuk memperluas akses layanan kesehatan bagi para penyintas
banjir di Sumatra. Mari bersama-sama menumbuhkan solidaritas demi pemulihan
Sumatra melalui gerakan PRAY FOR SUMATERA.
Kontributor:
Wilsa
Editor:
MAS
Sumber: Dompetdhuafa.org

1.png)







.jpg)
.png)
.png)