- Alvara Soroti Perilaku Gen Z Muzaki
- Wakaf TPU Bogor Resmi Digunakan Warga
- Askrida Syariah Berzakat Rp100 Juta
- BNPB Tebar Ribuan Ton Logistik di NTT
- Muktamar NU, Lazisnu Perkuat Kelolaan ZIS
- Baznas Belitung Renov Rumah Dhuafa
- BUMKalma Bantu Usaha Warga Yogya
- Tua Tunu, Kampung Zakat Percontohan
- APCQP, Wadah Juang Palestina Asia Pasifik
- Zakat Produktif Berdayakan Mustahik Lampung
Muktamar NU, Lazisnu Perkuat Kelolaan ZIS
Keterangan Gambar : Foto: Dok. Tribunnews.com
Lembaga Amil Zakat, Infak, dan Sedekah Nahdlatul Ulama (Lazisnu) PBNU menggelar Silaturahmi Nasional (Silatnas) Lazisnu Sedunia sebagai bagian dari side event Muktamar ke-35 NU di Pondok Pesantren Tambakberas, Jombang, Jawa Timur. Kegiatan tersebut digelar untuk memperkuat pengelolaan filantropi Nahdlatul Ulama (NU) yang berbasis riset dan data.
Silatnas berlangsung di aula Ponpes Darul Ulum, Peterongan, Jombang, pada Sabtu (29/08/2026). Kegiatan tersebut diikuti sebanyak 261 peserta yang berasal dari berbagai unsur kepengurusan Lazisnu di sejumlah tingkatan.
Peserta terdiri atas perwakilan 13 Lazisnu PWNU tingkat provinsi sebanyak 30 orang, 111 Lazisnu PCNU tingkat kabupaten/kota sebanyak 202 orang, satu Lazisnu PCINU dari luar negeri sebanyak dua orang, serta 27 peserta tambahan.
Baca Lainnya :
- IZI Tebar Masker Karhutla di Pekanbaru0
- RZ Tebar Superqurban di NTT0
- Lazismu Sulsel Siapkan Amil Hadapi Tantangan Filantropi0
- RZ Tebar 8.000 Liter Air di Cilegon 0
- FOZ Meriahkan Momen Agustusan 0
Direktur Eksekutif NU Care-Lazisnu PBNU Riri Khariroh mengatakan Silatnas melibatkan para amil NU Care-Lazisnu dari berbagai wilayah Indonesia, mulai dari Sabang hingga Merauke. Selain itu, turut hadir perwakilan Lazisnu tingkat PCINU dari luar negeri, di antaranya Yordania dan Turki.
“Ini sebuah kebanggaan bagi kami karena Silatnas bisa diselenggarakan di tempat muassis NU dan bertepatan dengan pelaksanaan Muktamar ke-35 NU. Mudah-mudahan mendapatkan keberkahan dari seluruh kiai dan ulama di Muktamar ini,” ujar Riri.
Rangkaian kegiatan Silatnas mencakup sejumlah agenda. Di antaranya penayangan film pendek bertajuk “Merawat Kepedulian, Membangun Kemandirian”, pemutaran video profil NU Care-Lazisnu, serta peluncuran Modul Kampung Nusantara dan Modul UMKM Berdaya.
Selain itu, kegiatan tersebut juga diisi pemaparan hasil riset Alvara Research Center dan Focus Group Discussion (FGD). Diskusi tersebut membahas tiga bidang strategis, yaitu fundraising, program, dan tata kelola lembaga.
Melalui forum tersebut, hasil riset diharapkan dapat menjadi pijakan dalam melakukan evaluasi program, penguatan fundraising, serta peningkatan tata kelola NU Care-LAZISNU agar pengelolaan filantropi dapat dilakukan secara lebih terarah dan berbasis data.
Kontributor: Yola
Editor: MAS
Sumber: www.tribunnews.com








.png)
.png)