- Filantropi Islam dan Keadilan di Era AI
- Kampung yang Menunggu Hujan
- Wakaf Tanah Perkuat Kerukunan di NTT
- IZI dan MAI Bantu 115 Siswa Dhuafa
- Lazisnu Renov Rumah Lansia Mustahik
- Al Syukro Terpilih Jadi Sekolah Garuda
- Wakaf DD Raih Best Sharia Awards
- RZ Bantu Pendidikan Pelajar Yatim
- RZ Tebar Air Bersih di Banten
- Pemkot Depok Biayai UKT 199 Mahasiswa
Lazisnu Renov Rumah Lansia Mustahik

Keterangan Gambar : Foto: Dok. Nucare.id
NU Care-LAZISNU Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Batang, Jawa Tengah, memulai program renovasi rumah tidak layak huni milik seorang lansia dhuafa di Dukuh Bandungan RT 01 RW 01, Desa Sukorejo, Kecamatan Limpung, baru-baru ini.
Penerima bantuan tersebut adalah Rondiyah, lansia yang tinggal seorang diri di rumah dengan kondisi memprihatinkan. Berdasarkan hasil survei bersama pemerintah desa, tempat tinggalnya membutuhkan perbaikan menyeluruh agar kembali aman dan layak dihuni.
Pengurus LAZISNU PCNU Kabupaten Batang, Muhammad Sofa, menjelaskan bahwa program bedah rumah ini dilaksanakan dengan mempertimbangkan kondisi sosial Rondiyah dan keadaan bangunan yang sudah tidak layak.
Baca Lainnya :
- Tuban Ketiban Bantuan Ayam Petelur0
- Lapak Berkah Dorong Sanusi Jadi Muzaki0
- Santri 7 Desa Dapat Bantuan Pendidikan0
- Zakat Mal Lazisnu Jangkau 220 Mustahik0
- Baznas Kirim Mustahik Kerja di Jepang0
"Yang melatarbelakangi bedah rumah Ibu Rondiyah adalah beliau sebagai dhuafa, hidup sendirian, sudah tua, dengan kondisi tempat tinggal yang sangat tidak layak. Hasil survei bersama pemerintah desa juga menunjukkan bahwa beliau memang layak mendapatkan renovasi rumah," ujar dia sebagaimana diberitakan NU Online.
Sofa menyampaikan, hampir seluruh bagian rumah telah lapuk dan berisiko roboh sehingga renovasi dilakukan secara menyeluruh. Pekerjaan mencakup pembongkaran, pembangunan kembali, penataan interior, hingga perbaikan sanitasi. Proses pengerjaan ditargetkan rampung dalam waktu maksimal tiga hari.
Pendanaan program berasal dari donasi masyarakat yang dihimpun melalui NU Care-LAZISNU dan Koin NU. Pelaksanaannya juga mendapat dukungan dari Pemerintah Desa Sukorejo serta partisipasi warga setempat.
"Program ini merupakan kolaborasi antara LAZISNU, pemerintah desa, dan masyarakat. Pelaksanaannya juga didukung sahabat-sahabat GP Ansor, Banser, Ranting NU Sukorejo, PAC GP Ansor, dan MWCNU Limpung," kata dia.
Kepala Desa Sukorejo, M Samsul Hidayat, mengapresiasi seluruh pihak yang berkontribusi dalam program tersebut. Menurut dia, kepedulian dan semangat gotong royong berbagai elemen masyarakat sangat berarti bagi warga yang membutuhkan bantuan.
"Saya mengucapkan terima kasih kepada LAZISNU Limpung, Bapak Wabup, warga RT 01, dan semua pihak yang telah menunjukkan kepedulian kepada salah satu warga kami, Ibu Rondiyah. Semoga seluruh kebaikan ini mendapat balasan yang berlipat dari Allah swt," tutur dia.
Ketua Pimpinan Ranting (PR) GP Ansor Sukorejo, Ainun Najib, menuturkan bahwa Rondiyah selama ini menjalani kehidupan seorang diri tanpa keluarga yang mendampingi. Kondisi tersebut menggerakkan masyarakat dan berbagai unsur organisasi untuk bergotong royong memperbaiki rumahnya. "Asalnya hidup sebatang kara dan tidak punya keluarga," ungkap Ainun di sela-sela pengerjaan pembongkaran rumah.
Rumah yang layak dan aman merupakan kebutuhan dasar setiap orang, termasuk para lansia yang hidup dalam keterbatasan. Melalui zakat, infak, dan sedekah yang dikelola secara amanah, kepedulian masyarakat dapat diwujudkan menjadi bantuan nyata bagi mereka yang membutuhkan. Mari terus bergotong royong menghadirkan tempat tinggal yang lebih layak dan kehidupan yang lebih bermartabat bagi sesama.




.png)







.png)
.png)