Lazismu Cilacap bersama PT PLN Indonesia Power UBP Jawa Tengah 2 Adipala menyalurkan bantuan 15.000 liter air bersih kepada warga yang terdampak kekeringan di Kabupaten Cilacap. Bantuan tersebut diberikan untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat selama musim kemarau berkepanjangan.
Pendistribusian air bersih dilakukan pada Jumat (7/8/2026) dengan menyasar warga Desa Layansari, Kecamatan Gandrungmangu, dan Desa Cimrutu, Kecamatan Patimuan. Sebanyak 1.129 jiwa menjadi penerima manfaat dalam penyaluran tersebut.
Dalam pelaksanaannya, Lazismu Cilacap turut bersinergi dengan Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) Kabupaten Cilacap. Kolaborasi tersebut menjadi bagian dari respons bersama terhadap masyarakat yang menghadapi keterbatasan akses air bersih akibat kekeringan.
Baca Lainnya :
Penyaluran bantuan dihadiri Community Development Officer PT PLN Indonesia Power Ayu Widyaningrum dan Adinda Aulia, Kepala Divisi Program Lazismu Cilacap Caesario Dwi Aprilleo, serta Kepala Bidang Jaringan dan Kerja Sama MDMC Kabupaten Cilacap Winarni Santosa.
Kepala Dusun Ciputri, Desa Layansari, Sutrisno, mengapresiasi bantuan yang diberikan kepada masyarakat. Dia mengatakan pasokan air bersih tersebut sangat membantu warga dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.
"Terima kasih banyak atas bantuan air bersih kepada PT PLN Indonesia Power serta Lazismu. Bantuan ini sangat bermanfaat bagi warga kami," ujar dia.
Kepala Divisi Program Lazismu Cilacap Caesario Dwi Aprilleo mengatakan keterlibatan berbagai pihak diperlukan untuk merespons persoalan yang dihadapi masyarakat akibat kekeringan.
"Kolaborasi ini merupakan ikhtiar bersama untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, khususnya air bersih di wilayah terdampak kekeringan," kata dia.
Hingga penyaluran kali ini, Lazismu Cilacap tercatat telah mendistribusikan 74.000 liter air bersih kepada 2.861 penerima manfaat yang tersebar di empat kecamatan terdampak kekeringan.
Kondisi tersebut berlangsung di tengah musim kemarau berkepanjangan. Sejak Juni 2026, BPBD Cilacap telah merilis imbauan kepada masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak musim kemarau.
Upaya pemenuhan kebutuhan air bersih juga akan dilanjutkan melalui kolaborasi Lazismu Cilacap, PT PLN Indonesia Power, dan MDMC Cilacap. Sebanyak 35.000 liter air bersih direncanakan kembali disalurkan ke sejumlah wilayah, yakni Desa Sidamukti dan Desa Karanggintung, Desa Tarisi, serta wilayah Kecamatan Dayeuhluhur.
Penyaluran tersebut menjadi bagian dari upaya kolaboratif lembaga filantropi, dunia usaha, dan organisasi kemanusiaan dalam membantu masyarakat menghadapi dampak kekeringan, terutama dalam pemenuhan kebutuhan dasar berupa air bersih.
Kontributor: Laila
Editor: MAS
Sumber: www.lazismu.org