- Persis Peduli Evakuasi Korban Longsor Cisarua
- Relawan Muhammadiyah Hadirkan Sekolah Darurat di Aceh
- Lazismu Pekanbaru Salurkan School Kit
- Zakat dan Pendayagunaan Sektor Pendidikan
- Beasiswa Filantropi: Jalan Strategis Pemberdayaan dan Keadilan Pendidikan
- Fadhilah Zakat dan Sedekah pada Ramadhan 2026
- Filantropi Islam dan Tantangan Keberlanjutan Sosial
- Lazismu Riau Kirim Bantuan ke Aceh Tamiang
- PT Telkom dan LAZ Harfa Tanggulangi Stunting di Tiga Provinsi
- Rumah Zakat Pulihkan Fasilitas Sekolah di Kalsel
Dompet Dhuafa Kirim Donasi ke Desa Terpencil Aceh Tengah

Keterangan Gambar : Foto: Dok. Dompetdhuafa.org
Pasca banjir bandang yang melanda sejumlah wilayah di
Sumatra, misi kemanusiaan dihadapkan pada tantangan medan yang berat. Pada Rabu
(24/12/2025), tim respons Dompet Dhuafa berhasil menjangkau Desa Burlah,
Kecamatan Ketol, Aceh Tengah, yang sebelumnya terisolasi akibat putusnya akses
penghubung.
Jalur darat menuju desa tersebut tidak dapat dilalui setelah
jembatan utama rusak diterjang banjir. Sebanyak 48 kepala keluarga kehilangan
tempat tinggal, dengan 17 KK mengungsi di SDN 15 Ketol dan 31 KK lainnya
menempati Kantor Desa Ketol. Untuk menyalurkan bantuan, tim harus melewati
jembatan darurat berupa sling baja yang membentang di atas Sungai Peusangan,
tepatnya di kawasan Berawang Gajah. Jembatan tersebut merupakan hasil swadaya
dan kepedulian masyarakat setempat.
Melalui jembatan gantung berbahan kabel sling itu, Dompet
Dhuafa menyalurkan sekitar 800 kilogram logistik secara bertahap. Upaya
berisiko ini dilakukan demi memastikan warga Desa Burlah tetap mendapatkan
bantuan pangan dan tidak mengalami krisis yang lebih parah akibat
keterisolasian wilayah.
Baca Lainnya :
- Audy Dental Clinic Bantu Bencana Sumatra via Dompet Dhuafa0
- Al Syukro Universal dan DD Berdonasi untuk Sumatra 0
- DD Salurkan 150 Kg Rendang untuk Penyintas Aceh0
- Takbir Bergema, Solidaritas Mengalir untuk Sumatra0
- Akses WiFi Dompet Dhuafa Bantu Guru Honorer Aceh Tamiang0
Sebelumnya, total tiga ton bantuan telah tiba di Takengon,
Aceh Tengah, pada Selasa (23/12/2025). Bantuan tersebut dikirim melalui jalur
udara menggunakan pesawat ATR dari Jakarta dan Medan bersama mitra kemanusiaan
Dompet Dhuafa, kemudian didistribusikan ke berbagai lokasi pengungsian di Aceh
Tengah dan Kabupaten Bener Meriah.
Adapun bantuan yang disalurkan meliputi bahan pangan siap
konsumsi seperti beras, rendang, dan sambal teri, obat-obatan, perlengkapan
sanitasi termasuk alat penyaring air untuk mengatasi keterbatasan air bersih,
serta dukungan energi berupa genset guna penerangan darurat di wilayah
terdampak pemadaman listrik.
Berdasarkan data nasional hingga Selasa (30/12/2025), jumlah
korban meninggal dunia akibat banjir di Sumatra mencapai 1.140 jiwa. Kondisi di
Aceh Tengah, termasuk penggunaan jembatan sling baja, menggambarkan rusaknya
infrastruktur vital yang menghubungkan antardesa.
“Karena menggunakan sistem sling, kami harus bolak-balik
menyeberangi Sungai Peusangan-Berawang Gajah. Setiap penyeberangan hanya dapat
membawa muatan maksimal 200 kilogram,” ujar Shofa Qudus, Kepala DMC Dompet
Dhuafa.
Ia menegaskan bahwa kebutuhan pangan menjadi prioritas
utama. “Warga sudah menunggu, dan bantuan makanan tidak bisa ditunda,”
tambahnya.
Kontributor: Wilsa
Editor: MAS
Sumber: Dompetdhuafa.org

1.png)







.jpg)
.png)
.png)