BAZNAS Salurkan Beras ke Korban Rob Bekasi

By Revolusioner 02 Mar 2026, 10:18:21 WIB Mustahik
BAZNAS Salurkan Beras ke Korban Rob Bekasi

Keterangan Gambar : Foto: Dok. Baznas.go.id


Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI bergerak cepat menjangkau wilayah terisolasi untuk menyalurkan bantuan beras zakat fitrah kepada warga terdampak banjir rob di pesisir Kabupaten Bekasi. Distribusi dilakukan di dua lokasi, yakni Pondok Dua, Desa Pantai Harapan Jaya, dan Muara Beting, Desa Pantai Bahagia, Kecamatan Muara Gembong, pada Minggu (1/3/2026).

Dalam kegiatan tersebut, BAZNAS menyalurkan 200 paket beras zakat fitrah masing-masing seberat 5 kilogram, dengan pembagian 100 paket di setiap titik. Bantuan ini menjadi harapan bagi warga yang selama hampir tiga bulan terisolasi akibat banjir rob dan kesulitan memperoleh pasokan logistik.

Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan, menegaskan bahwa penyaluran ini merupakan bentuk komitmen lembaganya dalam memastikan amanah zakat dari para muzaki tersampaikan kepada mustahik, terutama di daerah yang sulit dijangkau.

Baca Lainnya :

“BAZNAS berupaya hadir di tengah masyarakat yang sedang mengalami kesulitan, yakni dampak banjir rob yang berkepanjangan serta tantangan ekonomi di bulan Ramadan. Kami berharap bantuan beras zakat fitrah ini dapat meringankan beban pangan keluarga, sehingga warga bisa menjalankan ibadah puasa dengan lebih tenang meskipun dalam situasi sulit,” ujarnya dalam keterangan tertulis.

Kondisi di lapangan memang memprihatinkan. Watiah, warga Desa Pantai Harapan Jaya, mengungkapkan bahwa desanya terendam banjir rob selama hampir tiga bulan tanpa bantuan yang masuk.

“Gara-gara banjir rob hampir tiga bulan sampai kaki bonyok kena kutu air, dan selama itu bantuan belum ada yang masuk. Alhamdulillah hari ini dapat bantuan beras zakat fitrah dari BAZNAS. Di situasi sekarang kami sangat membutuhkan bantuan ini. Terima kasih, BAZNAS,” tuturnya haru.

Hal serupa disampaikan Tambrun (65), nelayan yang tinggal di gubuk sederhana bersama istrinya yang menderita tumor otak. Dengan penghasilan sekitar Rp30–50 ribu setiap kali melaut, bantuan tersebut sangat berarti baginya. “Biasanya uang segitu buat beli beras. Alhamdulillah dengan bantuan BAZNAS ini, saya merasa sangat terbantu,” katanya.

Sementara itu, Nursan dari Kelompok Bahagia Berkarya (Kebaya) menjelaskan bahwa banjir rob yang merendam rumah warga telah menghambat aktivitas ekonomi masyarakat pesisir.

“Nelayan tidak bisa fokus melaut karena pemulihan rumah, ditambah cuaca angin barat yang berbahaya buat melaut. Kalau tidak melaut, artinya tidak punya penghasilan. Bantuan beras ini setidaknya meringankan beban warga di sini,” jelasnya.

Kontributor: Daffa Atha

Editor: MAS

Sumber: www.baznas.go.id 




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment