- BAZNAS Jabar Kirim Kurban ke Palestina
- Perkuat Ziswaf untuk Bela Palestina
- Filantropi Islam Instrumen Pembangunan
- MUI Luncurkan Gerakan Wakaf Hijau
- Ziswaf Nasional Tembus Rp343 T
- Zakat Nasional Belum Tergarap Optimal
- Filantropi Perkuat Kesehatan Ibu Anak
- UPZ Kemenhaj Ambon Resmi Dibentuk
- HMNS dan DD Kolaborasi Tebar Kurban
- BAZNAS Salur Dam Haji di Pemalang
Aplikasi Kawal Haji Pantau Kendala Jemaah

Keterangan Gambar : Foto: Ilustrasi AI
Pemerintah memperkuat layanan digital bagi jemaah haji Indonesia lewat aplikasi Kawal Haji. Pelaksana Sistem Informasi dan Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat) Kantor Urusan Haji Jeddah, Ali Sadikin, memperkenalkan aplikasi tersebut sebagai kanal pelaporan terpadu untuk operasional haji 2026.
Kawal Haji menangani keluhan di lapangan, mulai konsumsi, akomodasi, transportasi, hingga keadaan darurat seperti jemaah terpisah dari rombongan atau kehilangan barang.“Kawal Haji jadi sarana jemaah dan petugas untuk melaporkan berbagai kendala layanan haji, termasuk kesehatan dan bimbingan ibadah,” kata Ali Sadikin, dalam keterangannya, Ahad (26/4/2026).
Ali menegaskan aplikasi ini tidak menggantikan petugas di lapangan, tapi memperkuat koordinasi agar penanganan lebih cepat. Lewat Kawal Haji, setiap aduan jemaah langsung masuk ke sistem dan diteruskan ke petugas yang berwenang.
Baca Lainnya :
- Robot AI China Siap Ubah Dunia0
- Kawal Zakat, Digitalisasi Digenjot0
- DD Wisuda Sekolah Lansia Perdana di Kaltara0
- Agar Produktif dan Melek Teknologi, Pemerintah Hadirkan Program Sekolah Lansia0
- Zakat di Era Digital: Modernisasi Ibadah Sosial yang Relevan dan Adaptif0
“Dengan Kawal Haji, laporan bisa diteruskan dan ditangani oleh petugas yang tepat,” ucapnya.Lewat integrasi digital ini, pemerintah berupaya memberi layanan yang lebih cepat dan terkoordinasi agar jemaah beribadah di Tanah Suci dengan aman dan tenang.
Kontributor: Raeihan
Editor: MAS
Sumber: www.metrotvnews.com











.png)
.png)