- Ada Beasiswa Rp1,45 M di Probolinggo
- UniGames 2026 Siapkan Beasiswa Rp4,1 M
- 61 Mustahik Guru Dapat Zakat Rp152,5 Juta
- RZ Tebar 1.000 Kaleng Superqurban di NTT
- Pajak dan Zakat Jadi Isu Global
- Menag: Dana Umat Solusi Hapus Kemiskinan
- Majelis Taklim Bekasi Bantu Palestina
- Warga Baduy Produksi 1.800 Tas Tenun
- Beasiswa Swiss Buka Sampai 30 November
- Zakat ASN Kab Bandung Rp1,2 M per Bulan
UniGames 2026 Siapkan Beasiswa Rp4,1 M

Keterangan Gambar : Foto: Dok. Viva.co.id
Perjalanan Campus League Season 1 memasuki fase penentuan. Universitas Pelita Harapan (UPH), Karawaci, Tangerang, Banten, akan menjadi tuan rumah UniGames Grand Champions yang digelar pada 6–11 Desember 2026. UniGames menjadi rangkaian terakhir dalam satu musim Campus League sekaligus menentukan perguruan tinggi yang berhak menyandang gelar Grand Champions Season 1.
Selain gelar juara umum, Campus League juga menyiapkan apresiasi berupa beasiswa pendidikan dengan total nilai Rp4,1 miliar. Beasiswa tersebut diperuntukkan bagi 10 perguruan tinggi dengan posisi terbaik dalam klasemen akhir Grand Champions.
"Sejak awal, Campus League kami bangun bukan hanya untuk menghadirkan kompetisi, tetapi menciptakan ruang bagi student-athlete untuk berkembang melalui olahraga. Karena itu, pencapaian di UniGames juga kami hubungkan dengan sesuatu yang memiliki dampak lebih panjang, salah satunya melalui beasiswa pendidikan bagi kampus-kampus terbaik," ujar Chairman LUGU Group, Hendri Lukito di Jakarta, Selasa (6/10/2026).
Baca Lainnya :
- Beasiswa Swiss Buka Sampai 30 November0
- Dibuka, Bantuan Studi S2 dan S3 Kemenag 0
- IZI dan Paragon Berbagi Beasiswa ITB0
- Ini Dia Beasiswa BIM University 0
- Beasiswa S3 Austria 2027 Dibuka0
Sebelumnya, Campus League telah mempertemukan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi melalui tiga cabang olahraga, yakni basket, badminton, dan futsal. Hasil dari cabang-cabang tersebut akan kembali diperhitungkan dalam klasemen sebelum persaingan berlanjut melalui UniGames.
Pada UniGames 2026, terdapat tujuh cabang olahraga yang dipertandingkan. Selain sepak bola wanita dan biliar, lima cabang bela diri juga masuk dalam agenda, yakni jujitsu, taekwondo, shorinji kempo, kickboxing, dan wushu. CEO Campus League, Ryan Gozali, mengatakan, UniGames tidak sekadar menjadi ajang untuk mencari juara di masing-masing cabang olahraga. Kompetisi tersebut menjadi penentu konsistensi prestasi perguruan tinggi sepanjang satu musim.
"UniGames adalah puncak dari perjalanan Campus League Season 1. Di sini, seluruh perjuangan yang sudah dibangun sepanjang musim akan diperhitungkan dalam satu klasemen untuk menentukan Grand Champions. Jadi, bukan hanya soal siapa yang kuat di satu cabang, tetapi bagaimana kampus mampu menunjukkan konsistensi prestasi di berbagai cabang olahraga sebagai pembuktian di lapangan," ujar dia.
Sistem poin menjadi salah satu faktor yang membuat persaingan menuju gelar Grand Champions masih terbuka. Setiap medali yang diraih selama satu musim akan dikonversi menjadi poin. Medali emas bernilai tujuh poin, perak empat poin, sedangkan perunggu mendapat dua poin. Namun, perhitungan medali untuk nomor beregu di Campus League berbeda dengan ajang multisport pada umumnya. Jumlah medali yang diberikan kepada tim pemenang dihitung berdasarkan jumlah pemain di lapangan.
Sebagai contoh, kemenangan tim basket akan dihitung lima medali, bukan satu. Kondisi tersebut membuat satu kemenangan dalam cabang olahraga beregu dapat memberikan kontribusi besar terhadap posisi perguruan tinggi di klasemen.
"Yang ingin kami hadirkan melalui UniGames adalah kompetisi yang membuat setiap pertandingan memiliki arti bagi perjalanan sebuah kampus. Mahasiswa tidak hanya bermain untuk memenangkan pertandingan, tetapi juga membawa nama almamater dan berkontribusi terhadap pencapaian kampusnya di klasemen akhir," kata dia.
Universitas Pelita Harapan sebagai tuan rumah menyambut penyelenggaraan UniGames. Associate Vice President of Student Development, Alumni & Corporate Relations UPH, Dr. Andry M. Panjaitan, menilai olahraga memiliki peran penting dalam membentuk pengalaman mahasiswa di luar kegiatan akademik.
"Bagi UPH, olahraga adalah bagian yang tidak terpisahkan dari pendidikan holistik, sebab pengalaman akademik dan nonakademik saling melengkapi. Di lapangan dan dalam kompetisi, mahasiswa mengasah hard skill, soft skill, dan life skill, sekaligus membentuk karakter lewat disiplin, sportivitas, ketekunan, dan kerjasama," ungkap dia.
Ia menambahkan, penyelenggaraan UniGames juga menjadi kesempatan bagi mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi untuk bertemu dan membangun relasi.
"Karena itu, kami menyambut baik kesempatan berkolaborasi dengan Campus League UniGames dan dengan senang hati menghadirkan UPH sebagai wadah bagi mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi bukan saja untuk berkompetisi namun juga untuk terkoneksi, berelasi, dan saling menginspirasi," sambung dia.
Menurut dia, kompetisi tersebut juga dapat berkontribusi terhadap pengembangan ekosistem olahraga mahasiswa di Indonesia. "Lebih dari sekadar pertandingan, kami melihat UniGames sebagai bagian dari upaya bersama untuk memperkuat ekosistem olahraga mahasiswa di Indonesia.
Ajang ini sejalan dengan Asta Cita Presiden, khususnya dalam membangun sumber daya manusia yang sehat, unggul, dan berprestasi di bidang olahraga. Bagi para atlet mahasiswa, kompetisi ini menjadi kesempatan berharga untuk mengasah kemampuan, menjaga kebugaran, dan melahirkan talenta olahraga masa depan," imbuh dia.
Wadah Regenerasi Atlet Muda UniGames juga mendapat dukungan dari tujuh federasi olahraga yang terlibat dalam penyelenggaraan. Salah satunya Pengurus Besar Wushu Indonesia (PB WI).
Dukungan juga datang dari Chairman LUGU Group, Hendri Lukito. Ia menilai Campus League dapat menjadi wadah bagi atlet mahasiswa cabang biliar untuk mendapatkan pengalaman bertanding sekaligus meningkatkan jam terbang.
"Tentu kami sangat berharap Campus League jadi inkubator untuk student-athlete cabang biliar. Sehingga mereka punya satu wadah yang proper guna mendapatkan pengalaman, jam terbang untuk bertanding di tingkat nasional yang mungkin masih jarang di kalangan mahasiswa," kata dia.
Selain persaingan olahraga, UniGames juga menghadirkan sejumlah kegiatan yang melibatkan komunitas mahasiswa dan masyarakat umum. Rangkaian acara dibuka melalui CL Run pada 6 Desember 2026. Kegiatan tersebut terbuka untuk umum dan ditargetkan diikuti sekitar 2.000 peserta.
Selama penyelenggaraan, area sport bazaar juga disiapkan dengan berbagai tenant F&B, booth Campus League dan sponsor, serta area hiburan. Rangkaian UniGames kemudian ditutup melalui Campus Festival yang menghadirkan sejumlah musisi Tanah Air. Pada momen tersebut sekaligus diumumkan perguruan tinggi yang berhasil menjadi Grand Champions Season 1.
Kontributor: Raeihan
Editor: MAS
Sumber: www.viva.co.id











.png)
.png)