- BAZNAS Lampung Digitalisasi Kurban Berdayakan Desa
- BAZNAS Semarang Buka Sedekah Daging Kurban
- BAZNAS Ambon Salurkan Sembako untuk Guru Honorer
- LAZ PERSIS Dorong Ekonomi Peternak Lokal
- NU Care LAZISNU Perkuat Program Ekonomi UMKM di Pringsewu Lampung
- Bupati Merangin Berbagi Beasiswa Santri
- Dompet Dhuafa Raih Marcomm Award
- DD Tebar 43 Ribu Hewan Kurban
- BPKH dan Lazismu Modernisasi Pesantren
- DD Kerahkan Kurban ke Palestina
NU Care LAZISNU Perkuat Program Ekonomi UMKM di Pringsewu Lampung

Keterangan Gambar : Foto: Dok.nu.or.id
Upaya membantu perekonomian masyarakat, khususnya pelaku UMKM warga Nahdlatul Ulama, terus diperkuat di tengah kondisi ekonomi saat ini. Hal tersebut menjadi salah satu perhatian Lembaga Amil Zakat Infaq dan Sedekah Nahdlatul Ulama (LAZISNU) PBNU.
Direktur Eksekutif LAZISNU PBNU, Riri Kariroh, mengatakan kondisi ekonomi yang penuh tantangan saat ini membutuhkan gerakan nyata dari lembaga filantropi untuk membantu masyarakat agar tetap mampu bertahan dan berkembang.
Karena itu, NU Care-LAZISNU PBNU telah menggulirkan program pembinaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di berbagai daerah. Program tersebut juga akan dikembangkan di Kabupaten Pringsewu.
Baca Lainnya :
Program itu mencakup pembinaan usaha dan pemberian modal usaha kepada masyarakat. Pembinaan akan dimulai dari pendataan, pelatihan, perubahan pola pikir, hingga pemberian bantuan usaha.
“Pembinaan ini kami tujukan untuk membantu perekonomian masyarakat, terutama pelaku UMKM warga NU. Melalui pembinaan dan pemberian modal, diharapkan masyarakat dapat terbantu dan mampu meningkatkan taraf ekonominya,” ujar dia saat melakukan kunjungan ke LAZISNU Kabupaten Pringsewu, Sabtu (23/5/2026).
Setelah pembinaan tersebut, para pegiat UMKM diharapkan dapat menularkan keberhasilan mereka dengan ikut membantu UMKM lainnya. Hal itu dapat dilakukan melalui infak dan sedekah dari penghasilan yang diperoleh untuk kemudian diberikan kepada pelaku UMKM lain.
Pada kesempatan tersebut, Riri mengapresiasi kiprah NU Care-LAZISNU Kabupaten Pringsewu yang dinilai berhasil memaksimalkan gerakan filantropi melalui berbagai program sosial dan pemberdayaan masyarakat, termasuk optimalisasi program kotak infak atau Koin NU.
Menurut dia, keberhasilan program filantropi sangat bergantung pada kepercayaan masyarakat. Karena itu, pengelolaan lembaga harus dilakukan secara profesional dan transparan.
“Kepercayaan masyarakat harus dijaga. Program-program yang ada harus benar-benar dikelola secara maksimal agar manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat,” kata dia.
Selain membahas penguatan UMKM, pertemuan tersebut juga membicarakan pentingnya inovasi digital dalam penggalangan serta maksimalisasi zakat, infak, dan sedekah. Digitalisasi dinilai telah menjadi keniscayaan dalam pengembangan filantropi modern.
Platform digital harus dimaksimalkan LAZISNU agar mampu menjangkau segmen masyarakat yang lebih luas. Dengan begitu, kemaslahatan yang diberikan kepada masyarakat juga dapat semakin luas.
Platform digital saat ini dinilai menjadi pasar strategis dalam menggalang filantropi. Karena itu, penguatan digitalisasi menjadi langkah penting bagi LAZISNU dalam menghadapi perkembangan zaman dan perubahan perilaku masyarakat.
Sementara itu, Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Kabupaten Pringsewu, H. Muhammad Faizin, menyambut baik sinergi antara LAZISNU PBNU dan LAZISNU Kabupaten Pringsewu dalam memperkuat pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Menurut dia, program pemberdayaan UMKM sangat penting untuk membantu warga menghadapi ketidakpastian ekonomi yang saat ini dirasakan di berbagai sektor kehidupan.
Ia berharap seluruh pengurus LAZISNU Kabupaten Pringsewu tetap istikamah dalam menjalankan khidmah secara profesional dan transparan, sehingga kepercayaan masyarakat terus meningkat.
“Kepercayaan menjadi kunci bagi berjalannya program. Karena itu profesionalitas, transparansi, dan amanah harus terus dijaga,” jelas dia pada pertemuan yang dilakukan di Gedung NU Peduli Pringsewu.
H. Faizin juga berharap komunikasi dan sinergi dengan LAZISNU PBNU terus diperkuat agar program pemberdayaan ekonomi yang dijalankan benar-benar selaras dan mampu bersama-sama mencapai visi serta misi LAZISNU dalam membantu kesejahteraan masyarakat.
Kontributor: Azzam Al Hanif
Editor: MAS
Sumber: www.nu.or.id








.png)

.png)