Gempa, Bantuan Jangkau Daerah Terpencil

By Revolusioner 19 Agu 2026, 16:50:59 WIB Lokal
Gempa, Bantuan Jangkau Daerah Terpencil

Keterangan Gambar : Foto: Dok. Dtpeduli.org


Gempa bumi yang melanda Nusa Tenggara Timur (NTT) menyebabkan puluhan ribu warga harus meninggalkan tempat tinggal mereka dan mengungsi. Berdasarkan data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), tercatat 40.040 jiwa terdampak hingga harus berada di lokasi pengungsian.

"Data sementara pengungsi yang sementara ini kami kumpulkan, ada 40.040 jiwa, ini bukan menggambarkan kerusakan rumah, jadi perlu kita hati-hati menerjemahkannya, namun ini karena dampak psikologis yang dirasakan warga," kata Plt Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton SP Panjaitan, Selasa (18/8/2026).

Kondisi tersebut mendorong DT Peduli untuk merespons kebutuhan masyarakat terdampak. Pada Selasa (18/8/2026), bantuan kemanusiaan disalurkan kepada warga di Desa Salama, Kecamatan Reok, Kabupaten Manggarai.

Baca Lainnya :

Bantuan yang diberikan mencakup sejumlah kebutuhan dasar untuk mendukung warga selama berada dalam kondisi darurat. Di antaranya berupa terpal, karpet, beras, minyak, air minum, serta obat-obatan.

Sementara itu, berdasarkan catatan Basarnas hingga Selasa (18/8/2026) pukul 23.30 WIB, jumlah korban akibat gempa mencapai 202 orang. Sebanyak 70 orang dilaporkan meninggal dunia, sedangkan 132 lainnya mengalami luka-luka.

Dari total korban luka tersebut, 40 orang mengalami luka berat dan 92 orang menderita luka ringan. Data tersebut menunjukkan masih besarnya dampak gempa terhadap masyarakat di sejumlah wilayah NTT.

DT Peduli terus berupaya memberikan dukungan kepada masyarakat yang terdampak bencana. Penyaluran bantuan diarahkan untuk membantu memenuhi kebutuhan pokok warga sekaligus meringankan kondisi mereka selama menjalani masa tanggap darurat pascagempa.

Kontributor: Raeihan

Editor: MAS

Sumber: www.dtpeduli.org 




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment